Syaikh Utsaimin memberikan contoh:
Pengecualian:
وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجࣰا
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓۚ
Mu’allim Rahimahullah membawakan:
Hud - Verse 15 مَن كَانَ يُرِيدُ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَٰلَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ Indonesian Islamic affairs ministry:Barang siapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, pasti Kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka di dunia tidak akan dirugikan. https://tarteel.ai/ayah/11/15
Hud - Verse 16 أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي ٱلْـَٔاخِرَةِ إِلَّا ٱلنَّارُۖ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا۟ فِيهَا وَبَٰطِلࣱ مَّا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ Indonesian Islamic affairs ministry:Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan. https://tarteel.ai/ayah/11/16
Allah berikan Rezeki kepada orang kafir sekalipun dan jika dia punya kebaikan maka akan langsung dibalas di dunia agar tidak ada lagi ganjaran di akhirat kecuali Neraka. maka ini berlaku juga bagi orang islam yang hanya mengharapkan dunia dan perhiasannya (wanita) semata.
Faidah:
